Friday, 19 December 2014

Diabetes Melitus Tipe 1


Diabetes melitus tipe 1. Diabetes tipe-1 biasanya mengenai anak-anak dan remaja. Diabetes ini dulu pernah disebut sebagai juvenile diabetes (diabetes usia muda). Namun karena ternyata diabetes tipe ini juga dapat terjadi pada orang dewasa, maka orang lebih suka memakai istilah diabetes tipe-1.
Untuk dapat bertahan hidup, penderita diabetes tipe-1 bergantung pada pemberian insulin dari luar. Oleh karena itu, istilah yang dipakai di masa lalu adalah tin Dependent Diabetes melitus (IDDM). Jumlah kejadiannya hanya 1-10% dari semua penderita diabetes di dunia. Di Indonesia sendiri, jumlahnya kurang lebih sekitar 1% dari semua diabetes.
Faktor penyebab diabetes tipe-1 adalah infeksi virus atau reaksi auto-imun
(rusaknya sistem kekebalan tubuh) yang merusak sel-sel penghasil insulin, yaitu sel—β pada pankreas, secara menyeluruh. Oleh karena itu, pada tipe ini pankreas sama sekali tidak dapat menghasilkan insulin. Untuk bertahan hidup, insulin harus diberikan dari luar dengan cara disuntikkan. Sampai sekarang, belum ada cara yang lain karena insulin akan dirusak asam lambung jika diminum.

Biasanya, gejala dan tanda-tanda pada diabetes tipe-1 muncul secara mendadak. Tiba-tiba cepat merasa haus, sering kencing (anak-anak jadi sering mengompol), badan mengurus, dan lemah. Apabila insulin tidak segera diberikan, penderita bisa cepat tidak sadarkan diri, disebut juga dengan koma ketoasidosis atau koma diebetik.